JERUKAGUNG – Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting kepada orang tua balita di Dusun Jerukagung, Desa Jerukagung, serta turut mendukung pemberian makanan tambahan (PMT) di Posyandu Dusun Kresan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pemenuhan gizi anak sekaligus mendukung pelayanan posyandu dalam upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat.

Edukasi Gizi Seimbang bagi Orang Tua

Kegiatan sosialisasi di Dusun Jerukagung menghadirkan mahasiswa dari bidang Gizi dan Kebidanan sebagai pemateri. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak serta pemberian makanan yang cukup sesuai kebutuhan tumbuh kembang balita.

Mahasiswa mengajak para orang tua untuk memperhatikan asupan makanan anak sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Edukasi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali informasi kesehatan yang sebelumnya telah disampaikan oleh tenaga kesehatan seperti dokter dan bidan.

Orang Tua Aktif Berdiskusi

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para orang tua balita diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan mengenai gizi, pola makan, serta kebutuhan anak dalam masa pertumbuhan.

Sesi diskusi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memberikan penjelasan berdasarkan materi yang telah disiapkan sekaligus mendorong orang tua agar lebih aktif memperhatikan kondisi dan kebutuhan gizi anak.

Kegiatan edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan masalah pertumbuhan anak membutuhkan perhatian dan keterlibatan keluarga secara berkelanjutan.

Dukung Pemberian PMT di Dusun Kresan

Selain memberikan edukasi di Dusun Jerukagung, mahasiswa KKN-T turut membantu kegiatan posyandu di Dusun Kresan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa ikut mendukung pemberian makanan tambahan kepada balita.

Salah satu menu PMT yang diperkenalkan mahasiswa adalah puding buah naga. Olahan tersebut dipilih sebagai salah satu alternatif makanan tambahan yang dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Pemberian PMT menjadi salah satu bentuk dukungan mahasiswa terhadap kegiatan posyandu yang secara rutin dilaksanakan di Desa Jerukagung. Mahasiswa juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan tambahan wawasan kepada orang tua mengenai pentingnya menyediakan makanan yang beragam dan bergizi bagi anak.

Perkuat Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting

Berdasarkan informasi dalam kegiatan, permasalahan stunting masih menjadi perhatian di Desa Jerukagung. Oleh karena itu, edukasi kepada orang tua dan dukungan terhadap kegiatan posyandu menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemenuhan gizi anak.

Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata berharap kehadiran mereka dapat memberikan manfaat melalui edukasi dan pendampingan sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, kesadaran mengenai pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak diharapkan dapat terus diperkuat di Desa Jerukagung.