BREBES – Mahasiswa KKN-T Kelompok 25 Universitas Alma Ata (UAA) melaksanakan pendampingan digitalisasi UMKM di Kalurahan Pasar Batang, Kabupaten Brebes, pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan identitas usaha, visibilitas digital, dan legalitas melalui pemasangan banner usaha, pendaftaran lokasi di Google Maps, serta pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Perkuat Identitas dan Tampilan Usaha
Salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN-T adalah membantu pemasangan banner pada lokasi usaha. Banner berfungsi sebagai identitas sekaligus media informasi yang memudahkan masyarakat mengenali keberadaan dan jenis produk yang ditawarkan oleh pelaku UMKM.
Bagi pelaku usaha yang sebelumnya belum memiliki penanda usaha yang jelas, keberadaan banner diharapkan dapat meningkatkan visibilitas sekaligus memberikan tampilan yang lebih profesional. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya membangun identitas usaha yang lebih mudah dikenali masyarakat.
Bantu UMKM Hadir di Google Maps
Pendampingan juga dilakukan melalui pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps. Dengan tersedianya informasi lokasi secara digital, calon pelanggan dapat menemukan keberadaan usaha, melihat informasi lokasi, serta memperoleh petunjuk arah dengan lebih mudah.
Kehadiran UMKM di Google Maps menjadi salah satu bentuk adaptasi terhadap kebiasaan masyarakat yang semakin memanfaatkan teknologi digital untuk mencari informasi. Ketika calon pelanggan mencari produk atau usaha di suatu wilayah, keberadaan lokasi usaha secara daring dapat membantu meningkatkan peluang usaha tersebut ditemukan.
Dampingi Pengurusan Legalitas NIB
Selain aspek identitas dan visibilitas, mahasiswa KKN-T Kelompok 25 turut memberikan pendampingan dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan dilakukan untuk membantu pelaku UMKM memahami tahapan pendaftaran dan proses pengurusan NIB secara daring.
Mahasiswa menyesuaikan pendampingan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Tidak hanya membantu proses teknis, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas bagi keberlangsungan dan pengembangan usaha.
Dengan legalitas yang lebih tertata, pelaku UMKM diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk mengembangkan usaha serta mengikuti berbagai program pemberdayaan dan pengembangan UMKM.
Digitalisasi Dimulai dari Langkah Sederhana
Program digitalisasi UMKM yang dilakukan KKN-T Kelompok 25 menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam usaha tidak selalu harus dimulai dari langkah yang kompleks. Pemasangan identitas usaha, pencantuman lokasi pada platform digital, hingga pengurusan legalitas merupakan langkah dasar yang dapat mendukung perkembangan UMKM.
Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata juga berupaya mendorong pelaku usaha agar semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Dorong UMKM Lebih Modern dan Berkelanjutan
Kegiatan digitalisasi UMKM menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata dalam mendampingi masyarakat di Kalurahan Pasar Batang. Pengetahuan dan fasilitas yang diberikan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM meskipun program KKN-T telah selesai.
Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat dan pengelolaan usaha yang semakin tertata, UMKM di Kalurahan Pasar Batang diharapkan dapat memiliki identitas yang lebih kuat, lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan, serta memiliki legalitas usaha yang jelas.
Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong UMKM Pasar Batang agar semakin adaptif terhadap perkembangan digital, memperluas jangkauan pasar, dan mampu menghadapi perubahan pola konsumsi masyarakat.