KENDAL – Mahasiswa KKN-T 10 Desa Jerukgiling Universitas Alma Ata (UAA) menggelar sosialisasi literasi investasi bertajuk “Navigasi Finansial Masa Depan: Panduan Investasi untuk Siswa” di SMA Negeri 1 Pegandon, Kendal, pada Senin (8/9/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya perencanaan keuangan, investasi, serta pengelolaan uang secara bijak sebagai bekal menghadapi kebutuhan finansial di masa depan.
Dorong Generasi Muda Melek Finansial
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti puluhan siswa dengan antusias. Mahasiswa KKN-T mengajak peserta memahami pentingnya mengubah pola pikir dari konsumtif menjadi lebih produktif melalui pengelolaan keuangan yang terencana.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Alma Ata, serta sambutan dari ketua pelaksana dan perwakilan guru SMA Negeri 1 Pegandon. Pihak sekolah turut menyambut positif kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan siswa dalam memahami pengelolaan keuangan sejak dini.
Kenalkan Dasar Perencanaan Keuangan
Memasuki sesi utama, mahasiswa KKN-T menyampaikan materi secara interaktif dengan mengawali pembahasan melalui pertanyaan mengenai alasan pentingnya pelajar memahami investasi. Siswa kemudian dikenalkan dengan sejumlah konsep dasar, seperti bunga majemuk, inflasi, serta peluang pemanfaatan teknologi finansial atau fintech.
Mahasiswa juga memperkenalkan prinsip 50-30-20 sebagai salah satu cara sederhana mengatur keuangan. Melalui prinsip tersebut, siswa diajak membagi uang yang dimiliki untuk kebutuhan, keinginan, serta tabungan atau investasi.
Selain itu, peserta diperkenalkan dengan prinsip pay yourself first, yaitu menyisihkan sebagian uang untuk tabungan atau investasi sebelum menggunakannya untuk kebutuhan lain.
Susun Tujuan Keuangan Sejak Pelajar
Materi sosialisasi juga mengajak siswa menetapkan tujuan keuangan secara SMART atau spesifik dan terukur. Melalui konsep goal ladder, siswa dapat menyusun target berdasarkan jangka waktu dan kebutuhan masing-masing.
Target tersebut dapat dimulai dari kebutuhan jangka pendek, seperti membeli perangkat yang menunjang produktivitas, kemudian target jangka menengah seperti persiapan masuk perguruan tinggi, hingga target jangka panjang berupa biaya pendidikan secara mandiri.
Mahasiswa KKN-T turut mengingatkan siswa agar berhati-hati terhadap gaya hidup konsumtif yang berkembang di era digital. Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) dan penggunaan layanan paylater menjadi salah satu hal yang dibahas agar siswa mampu mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial sebelum melakukan pembelian.
Kenali Instrumen dan Keamanan Investasi
Sebagai bekal praktis, siswa diperkenalkan dengan sejumlah instrumen keuangan yang dapat dipelajari oleh pemula, seperti tabungan berjangka, deposito, emas digital, reksa dana pasar uang, hingga pengenalan dasar investasi saham.
Selain mengenal instrumen investasi, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan keamanan dan legalitas layanan keuangan. Mahasiswa memperkenalkan peran lembaga dalam ekosistem keuangan Indonesia, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Peserta juga diajak mengenali ciri-ciri investasi yang patut dicurigai, seperti tawaran keuntungan yang tidak masuk akal serta adanya tekanan untuk segera bergabung. Pemahaman tersebut diharapkan membuat siswa lebih kritis sebelum mengambil keputusan terkait keuangan.
Siswa Antusias Ikuti Kuis dan Diskusi
Antusiasme siswa terlihat dalam sesi tanya jawab. Peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai investasi dan pengelolaan keuangan yang sesuai bagi pelajar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuis interaktif yang dipandu mahasiswa KKN-T. Suasana berlangsung semakin meriah ketika para peserta mengikuti kuis dan memberikan dukungan kepada siswa yang berhasil menjadi pemenang.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama siswa, guru, dan mahasiswa KKN-T 10 Universitas Alma Ata di lingkungan SMA Negeri 1 Pegandon.
Bangun Kemandirian Finansial Sejak Dini
Sosialisasi investasi tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T dalam memberikan literasi keuangan kepada generasi muda. Selain memberikan pengetahuan kepada siswa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan pendidikan dan menyampaikan materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi antara KKN-T Universitas Alma Ata dan SMA Negeri 1 Pegandon diharapkan dapat terus mendukung peningkatan literasi finansial di kalangan pelajar. Dengan pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, siswa diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan.