BREBES – Mahasiswa KKN-T Kelompok 32 Universitas Alma Ata menggelar sosialisasi pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya Diabetes Melitus (DM), di SMA Ma’arif Bulakamba dan MA Assalafiyah Luwungragi, Kabupaten Brebes. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) dan Kamis (3/9/2026) tersebut menyasar siswa kelas XII untuk meningkatkan kesadaran mengenai risiko diabetes sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat sejak usia remaja.
Edukasi Diabetes Melitus di SMA Ma’arif Bulakamba
Sosialisasi pertama dilaksanakan di SMA Ma’arif Bulakamba pada Sabtu (29/8/2026). Agar proses penyampaian materi lebih terarah, siswa dibagi menjadi dua kelompok belajar yang ditempatkan di ruang kelas XII-3 dan Laboratorium Komputer.
Pembagian kelompok tersebut membuat kegiatan berlangsung lebih fokus dan interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif mengajukan pertanyaan kepada mahasiswa KKN-T mengenai Diabetes Melitus.
Sasar Siswa Lintas Jurusan di MA Assalafiyah
Edukasi berikutnya dilaksanakan di MA Assalafiyah Luwungragi pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan juga dibagi menjadi dua kelompok belajar yang terdiri dari siswa kelas XII dari berbagai jurusan, yaitu IPA, IPS, dan Agama.
Pendekatan tersebut dilakukan agar materi mengenai pencegahan Diabetes Melitus dapat diterima secara merata oleh siswa. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama ketika mahasiswa memberikan penjelasan dan membuka ruang diskusi.
Kenali Diabetes dan Cara Mencegahnya
Materi sosialisasi mencakup pengenalan Diabetes Melitus, jenis-jenis diabetes, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Mahasiswa menyampaikan materi menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh pelajar. Siswa didorong untuk memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat dan mengenali berbagai kebiasaan yang dapat mendukung kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Dorong Kesadaran Hidup Sehat Sejak Remaja
Melalui kegiatan tersebut, KKN-T 32 Universitas Alma Ata berupaya menanamkan kesadaran bahwa upaya menjaga kesehatan dapat dimulai sejak masa remaja. Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan tidak hanya diterapkan untuk diri sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada keluarga dan orang-orang terdekat.
Mahasiswa KKN-T berharap edukasi pencegahan Diabetes Melitus dapat memperluas kepedulian masyarakat terhadap PTM. Dengan membawa pengetahuan dari lingkungan sekolah ke rumah, siswa diharapkan turut menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.