BREBES – Mahasiswa KKN-T Kelompok 32 Universitas Alma Ata turut mendampingi kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Lansia di Desa Krasak, Kecamatan Krasak, Kabupaten Brebes, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan rutin yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.00 WIB tersebut melibatkan kader kesehatan dan masyarakat lanjut usia melalui rangkaian senam bersama serta pemeriksaan kesehatan sebagai upaya menjaga kebugaran dan mendeteksi risiko penyakit tidak menular sejak dini.

Posbindu Diawali dengan Senam Bersama

Kegiatan Posbindu Lansia diawali dengan senam bersama yang diikuti para lansia dengan antusias. Senam dipandu oleh instruktur dari kader kesehatan Desa Krasak dengan gerakan ringan yang disesuaikan dengan kondisi fisik peserta lanjut usia.

Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, kegiatan senam menjadi sarana bagi para lansia untuk berinteraksi dan mempererat kebersamaan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dengan partisipasi aktif warga yang mengikuti setiap gerakan yang diberikan instruktur.

Lansia Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Setelah senam selesai, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan secara bergiliran. Pemeriksaan awal mencakup pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, serta lingkar perut.

Para lansia kemudian menjalani pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam pemantauan kondisi kesehatan sekaligus membantu mendeteksi secara dini risiko penyakit tidak menular yang sering dialami kelompok lanjut usia, seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan kardiovaskular.

Mahasiswa Aktif Mendampingi Kegiatan

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T Kelompok 32 Universitas Alma Ata turut terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan. Mahasiswa membantu proses pendataan, mendampingi para lansia selama pemeriksaan, serta memberikan motivasi kepada warga agar tetap rutin melakukan pemeriksaan kesehatan setiap bulan.

Kehadiran mahasiswa mendapat sambutan positif dari kader kesehatan dan peserta Posbindu. Selain membantu meringankan tugas kader, keterlibatan mahasiswa juga memberikan suasana baru yang mendorong semangat warga untuk mengikuti kegiatan.

Kolaborasi antara mahasiswa dan kader kesehatan menjadi salah satu bentuk kontribusi pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa dapat terlibat secara langsung dalam kegiatan kesehatan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok lansia.

Dorong Kesadaran Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Pendampingan Posbindu menjadi momentum bagi mahasiswa KKN-T 32 Alma Ata untuk mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Bagi kelompok lansia, pemeriksaan berkala dapat membantu memantau kondisi kesehatan dan mengenali potensi gangguan kesehatan lebih awal.

Kegiatan Posbindu Lansia di Desa Krasak diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, kader kesehatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan serta kesejahteraan warga lanjut usia.