Mahasiswa KKN-T Kelompok 31 Universitas Alma Ata turut berpartisipasi dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Wangandalem, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sepanjang 8–17 Agustus 2026. Bersama Karang Taruna, perangkat desa, dan masyarakat, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan mulai dari persiapan perayaan, lomba hiburan, gerak jalan, pesta rakyat, jalan sehat, malam tirakatan, hingga upacara bendera tingkat Kecamatan Brebes.
Persiapan Bersama Karang Taruna dan Perangkat Desa
Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu, 8 Agustus 2026, melalui rapat finalisasi agenda peringatan HUT Kemerdekaan RI. Mahasiswa KKN-T 31 mengikuti rapat bersama Karang Taruna dan perangkat Desa Wangandalem untuk mematangkan persiapan berbagai kegiatan yang akan digelar selama perayaan kemerdekaan.
Keterlibatan mahasiswa dalam tahap persiapan menjadi bagian dari upaya untuk membangun koordinasi dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai agenda dapat berlangsung dengan baik. Kolaborasi tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan pemuda dan perangkat desa.
Lomba hingga Pesta Rakyat Meriahkan Desa
Kemeriahan mulai terasa pada Kamis, 13 Agustus 2026, melalui Lomba Karaoke Desa Wangandalem. Kegiatan tersebut menjadi salah satu hiburan bagi masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 RI. Warga tidak hanya menyaksikan perlombaan, tetapi juga turut menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, rangkaian perayaan dilanjutkan dengan Gerak Jalan Kreasi pada siang hari. Berbagai kreasi masyarakat turut mewarnai kegiatan tersebut dan menciptakan suasana penuh semangat serta kebersamaan.
Kemeriahan kemudian berlanjut pada malam hari melalui Semarak Pesta Rakyat. Berbagai hiburan dan penampilan masyarakat menjadi bagian dari kegiatan yang mempertemukan warga dalam suasana yang meriah.
Jalan Sehat dan Malam Tirakatan
Memasuki Minggu, 16 Agustus 2026, masyarakat Wangandalem kembali berkumpul dalam kegiatan Jalan Sehat dan Pembagian Doorprize. Kegiatan yang dimulai pada pagi hari tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk menjaga kebugaran sekaligus menikmati waktu bersama masyarakat lainnya.
Pada malam harinya, suasana berubah menjadi lebih khidmat melalui Malam Tirakatan. Warga berkumpul untuk melakukan refleksi dan mengungkapkan rasa syukur menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi mahasiswa KKN-T 31, keterlibatan dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk semakin mengenal kehidupan masyarakat Wangandalem. Mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan program kerja, tetapi juga mengambil bagian dalam agenda kemasyarakatan.
Wangandalem Jadi Tuan Rumah Upacara Kecamatan
Puncak rangkaian peringatan kemerdekaan berlangsung pada Senin pagi, 17 Agustus 2026. Desa Wangandalem menjadi tuan rumah pelaksanaan Upacara Bendera tingkat Kecamatan Brebes dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara tersebut menjadi penutup sekaligus puncak dari berbagai kegiatan yang telah berlangsung selama lebih dari sepekan. Kehadiran masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan unsur pemerintahan memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dalam memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Belajar dan Tumbuh Bersama Masyarakat
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI membuat Desa Wangandalem dipenuhi berbagai aktivitas selama beberapa hari. Desa tersebut tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan berbagai kegiatan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pemuda, perangkat desa, dan mahasiswa KKN-T.
Bagi KKN-T 31 Universitas Alma Ata, pengalaman selama rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar mengikuti agenda perayaan kemerdekaan. Setiap kegiatan menjadi kesempatan untuk berbaur, membangun komunikasi, memahami kehidupan masyarakat, serta tumbuh bersama warga Desa Wangandalem.
Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan masyarakat juga menjadi bagian dari proses pengabdian. Melalui kehadiran dan partisipasi secara langsung, mahasiswa dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga sekaligus turut merasakan semangat gotong royong yang mewarnai perayaan kemerdekaan di Desa Wangandalem.