Mahasiswa KKN-T Kelompok 25 Universitas Alma Ata bersama warga RT 02, RW 05, Kelurahan Pasarbatang, turut mengikuti dan membantu rangkaian kegiatan malam tirakatan sekaligus pemilihan Ketua RT 02 pada Minggu malam, 16 Agustus 2026. Kegiatan yang digelar menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menjadi momentum bagi warga untuk mengenang perjuangan para pahlawan, mensyukuri kemerdekaan, mempererat kebersamaan, sekaligus menentukan pemimpin baru di lingkungan RT 02 melalui proses musyawarah.

Tirakatan Menjadi Tradisi Menyambut Kemerdekaan

Malam tirakatan menjadi salah satu tradisi masyarakat yang masih dipertahankan dalam menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga RT 02 berkumpul dan mengikuti rangkaian kegiatan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan.

Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata yang sedang melaksanakan pengabdian di Kelurahan Pasarbatang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi bagian dari peserta, mahasiswa juga dipercaya membantu kepanitiaan untuk memastikan rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.

Warga dari berbagai kalangan terlihat antusias mengikuti kegiatan. Suasana lingkungan yang biasanya dipenuhi aktivitas masing-masing warga berubah menjadi ruang untuk berkumpul, berbincang, dan mengikuti acara bersama menjelang peringatan 17 Agustus.

Pemotongan Tumpeng dan Doa Bersama

Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tirakatan adalah pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia. Tradisi tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan antarwarga.

Setelah pemotongan tumpeng, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Warga mengikuti doa dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengorbanan para pejuang bangsa.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang. Karena itu, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga kesempatan untuk menumbuhkan rasa syukur dan semangat menjaga persatuan.

Berlanjut ke Pemilihan Ketua RT 02

Setelah kegiatan tirakatan selesai, agenda malam tersebut dilanjutkan dengan pemilihan Ketua RT 02 yang baru. Suasana kegiatan kemudian menjadi lebih dinamis karena warga mengikuti proses pemilihan dengan antusias.

Pemilihan Ketua RT menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di tingkat lingkungan. Ketua RT memiliki peran sebagai penghubung antara warga dan pemerintahan sekaligus membantu mengoordinasikan berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan masyarakat.

Melalui pemilihan tersebut, warga mendapatkan kesempatan untuk menentukan sosok yang dinilai mampu menjalankan amanah dan membawa lingkungan RT 02 menjadi lebih baik. Partisipasi warga juga menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap keberlanjutan kehidupan sosial di lingkungan mereka.

Mahasiswa KKN-T Kelompok 25 kembali membantu pelaksanaan proses pemilihan. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk dukungan mahasiswa terhadap kegiatan warga sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai proses musyawarah dan dinamika kehidupan sosial di tingkat RT.

Belajar dari Kehidupan Bermasyarakat

Bagi mahasiswa KKN-T Kelompok 25 Universitas Alma Ata, keterlibatan dalam kegiatan tirakatan dan pemilihan Ketua RT memberikan pengalaman berharga selama menjalankan pengabdian di Kelurahan Pasarbatang.

Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga belajar untuk berbaur dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung, mahasiswa dapat memahami bagaimana warga mempertahankan tradisi, membangun kebersamaan, serta menyelesaikan kepentingan lingkungan melalui musyawarah.

Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui program berskala besar. Kehadiran mahasiswa, kesediaan untuk membantu, dan keterlibatan dalam aktivitas warga merupakan bentuk kontribusi sederhana yang dapat memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

Memaknai Kemerdekaan melalui Kebersamaan

Rangkaian tirakatan dan pemilihan Ketua RT yang berlangsung dalam satu malam memiliki makna yang saling berkaitan. Tirakatan menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mensyukuri kemerdekaan, sedangkan pemilihan Ketua RT menjadi langkah masyarakat dalam menentukan arah dan harapan baru bagi lingkungan mereka.

Keduanya memperlihatkan pentingnya kebersamaan dan partisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat kemerdekaan tidak hanya dapat diwujudkan melalui upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga melalui sikap menjaga kerukunan, bergotong royong, saling membantu, serta aktif dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan.

Malam 16 Agustus 2026 di RT 02 akhirnya menjadi lebih dari sekadar malam menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul, berdoa, mengenang perjuangan para pahlawan, sekaligus menentukan pemimpin baru bagi lingkungan mereka.

Bagi KKN-T Universitas Alma Ata Kelompok 25, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa membangun masyarakat dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti hadir, ikut terlibat, saling membantu, dan menjaga kebersamaan. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh setelah perayaan kemerdekaan berakhir sehingga dapat menjadi modal bagi warga RT 02 untuk membangun lingkungan yang semakin rukun, maju, dan sejahtera.