BREBES – Mahasiswa KKNT-28 Universitas Alma Ata memberikan edukasi mengenai self awareness kepada siswa SMK Syafa’atul Ummah Bulakamba pada September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendampingi generasi muda untuk lebih mengenali diri, memahami emosi, serta mengembangkan potensi yang dimiliki sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.
Kenali Diri dan Potensi yang Dimiliki
Dalam kegiatan penyuluhan, mahasiswa mengajak siswa memahami makna self awareness atau kesadaran diri. Materi mencakup pentingnya mengenali kelebihan, kekurangan, emosi, minat, karakter, serta potensi yang terdapat dalam diri masing-masing.
Kemampuan mengenali diri dapat membantu seseorang memahami berbagai pikiran, perasaan, dan tindakan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Bagi pelajar, pemahaman tersebut dapat menjadi bekal dalam menghadapi lingkungan sosial maupun menentukan pilihan yang berkaitan dengan masa depan.
Self Awareness Bantu Siswa Hadapi Tantangan
Mahasiswa KKNT-28 menjelaskan bahwa kesadaran diri juga berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan dan mengevaluasi diri. Ketika siswa memahami karakter serta kebutuhannya, mereka dapat lebih mudah menentukan tujuan dan mempertimbangkan langkah yang perlu diambil ketika menghadapi permasalahan.
Kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya menerima diri tanpa harus terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain. Setiap siswa memiliki karakter, kemampuan, dan proses perkembangan yang berbeda sehingga keberhasilan tidak selalu harus diukur berdasarkan pencapaian orang lain.
Ajak Siswa Melakukan Refleksi Diri
Agar materi tidak berhenti pada penyampaian teori, edukasi dikemas secara interaktif. Mahasiswa mengajak siswa melakukan refleksi sederhana mengenai karakter, kebiasaan, kelebihan, kekurangan, serta hal-hal yang ingin mereka kembangkan.
Melalui proses tersebut, siswa didorong untuk melihat kekurangan sebagai bagian yang masih dapat diperbaiki. Sebaliknya, kelebihan dan potensi yang dimiliki dapat dikembangkan secara positif untuk mendukung pertumbuhan diri.
Bangun Kepercayaan Diri yang Sehat
Pemahaman terhadap diri sendiri diharapkan dapat membantu siswa membangun rasa percaya diri yang lebih sehat. Mengenali kekurangan bukan berarti merendahkan diri, melainkan menjadi langkah awal untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.
Sementara itu, mengenali kelebihan bukan berarti menjadikan diri lebih unggul dari orang lain. Potensi tersebut justru dapat menjadi modal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.
Bekali Generasi Muda Hadapi Masa Depan
Edukasi self awareness bersama siswa SMK Syafa’atul Ummah Bulakamba menjadi salah satu bentuk pengabdian KKNT-28 Universitas Alma Ata di bidang pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa semakin mampu memahami dirinya, menerima proses perkembangan pribadi, serta berani mengembangkan potensi yang dimiliki. Kesadaran diri yang dibangun sejak masa sekolah diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menentukan tujuan, menghadapi berbagai tantangan, dan mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.