YOGYAKARTA, 30 September 2026 — Program Studi DIII Kebidanan Universitas Alma Ata menyelenggarakan kuliah pakar pada mata kuliah Asuhan Kebidanan Komunitas dengan menghadirkan Ibu Betri Cahyanti, S.Tr.Keb., MPH, selaku Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Kegiatan ini membahas Monitoring dan Evaluasi Pelaporan Pelayanan Kebidanan di Komunitas dan Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS KIA).
Kegiatan yang berlangsung di Universitas Alma Ata ini diikuti oleh mahasiswa DIII Kebidanan dan dosen. Kuliah pakar tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui wawasan dan perspektif praktis dari tenaga profesional yang berkecimpung dalam bidang kesehatan masyarakat.
Dalam pemaparannya, mahasiswa mempelajari cara membaca indikator PWS KIA, menganalisis cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta mengenal berbagai bentuk monitoring dan evaluasi pelaporan pelayanan kebidanan di komunitas. Pemahaman tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya mampu memahami data pelayanan, tetapi juga mengenali manfaatnya dalam pemantauan program dan perencanaan tindak lanjut sesuai kebutuhan masyarakat.
PWS KIA merupakan salah satu instrumen pemantauan program kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja. Melalui pemahaman indikator dan analisis cakupan pelayanan, calon bidan diharapkan mampu melihat gambaran pelaksanaan program, mengenali aspek yang perlu mendapat perhatian, serta memahami pentingnya pelaporan yang akurat dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan.
Ibu Betri Cahyanti menyampaikan pesan bahwa kuliah pakar ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika terjun langsung ke masyarakat sebagai bidan. Pengetahuan tentang monitoring dan evaluasi serta pelaporan pelayanan kebidanan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon bidan agar mampu menjalankan tugas secara profesional, memahami kondisi kesehatan di wilayah kerjanya, dan berkontribusi dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan ini, Prodi DIII Kebidanan Universitas Alma Ata terus berupaya menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan praktik kebidanan di komunitas. Kehadiran pakar dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap pelaksanaan program kesehatan di lapangan sekaligus mendukung terbentuknya lulusan yang kompeten, profesional, dan siap memberikan pelayanan kebidanan yang berkualitas bagi masyarakat.
Kuliah pakar ini sejalan dengan orientasi pendidikan Prodi DIII Kebidanan Universitas Alma Ata dalam mempersiapkan lulusan yang unggul dalam asuhan kebidanan komunitas berbasis kolaborasi antarprofesi serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.