Rektor UAA Jalani Tugas sebagai Penerima Hibah Profesor Kelas Dunia

Rektor UAA Jalani Tugas sebagai Penerima Hibah Profesor Kelas Dunia

Universitas Alma Ata – Rektor Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta, Prof Dr Hamam Hadi MS ScD untuk ketiga kalinya mendapatkan hibah world class professor (WCP) atau profesor kelas dunia. Setelah pertama tahun 2018 dan kedua tahun 2021, tahun 2023 ini kembali mendapatkan hibah yang sama dari Kemendikbud Ristek RI.

Program ini mulai dilaksanakan oleh Kemendikbud Ristek RI sejak tahun 2017 lalu. Program WCP ini mewajibkan penerimanya berkolaborasi dengan profesor kelas dunia dari berbagai perguruan tinggi ternama untuk mempublikasikan karyanya pada jurnal internasional bereputasi tinggi dan mengundang profesor mitra sebagai visiting professor ke perguruan tinggi di Indonesia.

Untuk bisa menerima hibah tersebut, seorang dosen harus berpendidikan S3, mempunyai score skopus minimal 3, dan dalam 3 tahun terakhir mempunyai track record sebagai penulis pertama publikasi karya ilmiah yang terbit pada jurnal internasional yang terindek scopus minimal 3.

“Pada saat itu juga memiliki draft manuskrip yang sudah layak dan siap dipublikasikan pada jurnal internasional terindek Q1,” ujar Prof Hamam dalam keterangan persnya, Selasa (22/8).

Meski persyaratan itu sudah dilengkapi, tidak semua orang juga bisa mendapatkannya, karena persaingan yang sangat ketat. Kualitas karya ilmiah yang akan dipublikasikan dan juga luaran lain dari kegiatan tersebut disebutnya sangat dipertimbangkan.

“Dengan hibah WCP ini, saya wajib menulis bersama kolega di the Johns Hopkins University minimal 1 manuskrip yang harus diterbitkan pada jurnal internasional terindek scopus Q1,” katanya.

Humas UAA, Lisa Yunanti menambahkan, melalui hibah WCP ini penerima juga mengembangkan proposal penelitian bersama untuk mendapat dana dari donor internasional. Langkah itu tidak mudah, karena harus lolos seleksi yang sangat ketat untuk mendapatkan dana tersebut.

“Dengan track record dan pengalaman panjang Prof Hamam dan kolega dari the Johns Hopkins University, mudah-mudahan proposal penelitian tersebut berhasil didanai donor internasional,” tuturnya.

Melalui hibah WCP ini pula, kata Lisa, Prof Hamam berkesempatan mengundang koleganya dari JHU untuk hadir ke Yogyakarta. Menurut rencana, Prof Joel Gittelsohns dari JHU akan hadir di Yogyakarta sebagai speaker pada acara the 5th Asia-Pacific Partnership on Health and Nutrition Improvement (APHNI) Conference pada 25 Oktober 2023.

“Pada acara yang kita gelar itu, rencana juga akan mengundang narasumber top lainnya baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Semoga Prof Hamam dapat menyelesaikan rangkaian kegiatan hibah WCP 2023 tersebut dengan lancar dan sukses serta penuh barokah dan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

1
Silahkan berkirim pesan kepada kami

Saluran ini khusus untuk informasi PMB, Untuk informasi selain PMB silahkan menghubungi Customer Service kami di nomer telepon.
0274-434-22-88
atau silahkan mengakses laman
https://almaata.ac.id/customer-service/
Terimakasih.