Rektor Universitas Alma Ata Jalani Tugas Sebagai Penerima Hibah ‘Professor Klas Dunia’

Rektor Universitas Alma Ata Jalani Tugas Sebagai Penerima Hibah ‘Professor Klas Dunia’

Prof Hamam bersama Prof Joel Gittelsohns dan para peneliti JHU mendiskusikan potensi riset kolaboratif antara Universitas Alma Ata dan The Johns Hopkins University

Universitas Alma Ata – Tidak banyak dosen ataupun professor yang beruntung mendapatkan hibah ‘World Class Professor’ atau ‘Professor Klas Dunia’ dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Republik Indonesia. Untuk bisa menerima hibah tersebut seorang dosen harus berpendidikan S3, mempunyai score skopus minimal 3, dan dalam 3 tahun terakhir mempunyai track record sebagai penulis pertama publikasi karya ilmiah yang terbit pada jurnal internasional yang terindek scopus minimal 3.

Tidak hanya itu, yang bersangkutan juga pada saat itu mempunyai draft manuskrip yang sudah layak dan siap dipublikasikan pada jurnal internasional terindek scopus Q 1. Pun begitu dilengkapi semua, tidak semua orang bisa mendapatkan karena persaingannya ketat. Tentunya kualitas karya ilmiah yang akan dipublikasikan dan juga luaran lain dari kegiatan tersebut sangat dipertimbangkan.

“Prof. Dr. Hamam Hadi, MS., Sc.D berbeda dari dosen lainnya, qodarulloh sejak tahun 2018 beliau tiga kali mendapatkan hibah tersebut yaitu pada tahun 2018, 2021, dan tahun 2023 ini,” jelas Lisa Yunanti, Humas Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta, Selasa (22/8/2023).

Dengan hibah WCP, Prof Hamam (panggilan akrabnya) mempunyai kewajiban menulis bersama koleganya dari the Johns Hopkins University minimal 1 manuskrip yang harus diterbitkan pada jurnal internasional terindek scopus Q1.

“Disamping itu, melalui hibah tersebut Prof Hamam juga mengembangkan proposal penelitian bersama untuk mendapat dana dari donor internasional. Tentu tidak mudah langkah tersebut karena harus lolos seleksi yang sangat ketat untuk mendapatkan dana tersebut. Dengan tract record dan pengalaman panjang baik dari Prof Hamam maupun koleganya dari the Johns Hopkins University mudah-mudahan proposal penelitian tersebut berhasil didanai donor internasional,” imbuh Lisa.

Melalui hibah WCP tersebut, Prof Hamam juga berkesempatan mengundang koleganya dari JHU untuk hadir ke Yogyakarta. Menurut rencana, Prof Joel Gittelsohns dari JHU akan hadir di Yogyakarta sebagai speaker pada acara the 5th Asia-Pacific Partnership on Health and Nutrition Improvement (APHNI) Conference yang bakal diselenggarakan oleh UAA pada 25 Oktober 2023.

Pada 5th APHNI Conferènce nanti, sèlain mengundang narasumber dari JHU juga mengundang narasumber top lainnya baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Semoga Prof Hamam dapat menyelesaikan rangkaian kegiatan hibah WCP 2023 tersebut dengan lancar dan sukses serta penuh barokah dan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkas Lisa.(*)

Source : https://www.krjogja.com/kampus/1242767904/rektor-universitas-alma-ata-jalani-tugas-sebagai-penerima-hibah-professor-klas-dunia

1
Silahkan berkirim pesan kepada kami

Saluran ini khusus untuk informasi PMB, Untuk informasi selain PMB silahkan menghubungi Customer Service kami di nomer telepon.
0274-434-22-88
atau silahkan mengakses laman
https://almaata.ac.id/customer-service/
Terimakasih.