Universitas Alma Ata – Penderita asam lambung tetap dapat menjalani aktivitas fisik. Namun, mereka harus memilih jenis dan intensitas olahraga yang tepat agar tidak menimbulkan kekambuhan. Jika dilakukan dengan benar, olahraga dapat membantu meredakan gejala serta meningkatkan kualitas hidup.
Kenapa Olahraga Penting?
Olahraga berperan besar dalam menjaga sistem pencernaan tetap lancar dan menstabilkan berat badan. Kondisi tubuh yang ideal bisa mengurangi risiko naiknya asam lambung. Selain itu, aktivitas fisik secara rutin mampu menurunkan tingkat stres yang sering kali menjadi pemicu utama gejala asam lambung.
Namun, tidak semua jenis olahraga cocok untuk penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Karena itu, penting untuk memahami jenis aktivitas yang aman dan memberikan manfaat optimal.
Rekomendasi Jenis Olahraga
-
Jalan kaki: Melakukan jalan santai selama 30 menit mampu membantu proses pencernaan dan membuat tubuh lebih rileks.
-
Yoga: Gerakan perlahan dan teknik pernapasan dalam yoga mampu meredakan ketegangan otot perut serta menurunkan stres.
-
Berenang ringan: Aktivitas ini memberikan efek relaksasi tanpa memberikan tekanan berlebihan pada lambung, terutama bila dilakukan beberapa jam setelah makan.
Olahraga yang Perlu Dihindari
Beberapa jenis olahraga justru dapat memperburuk gejala. Misalnya, angkat beban dan lari cepat bisa memberikan tekanan berlebih pada perut. Selain itu, gerakan membungkuk terlalu lama berisiko mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.
Oleh sebab itu, penderita asam lambung sebaiknya tidak langsung berolahraga setelah makan. Berikan jeda selama 2–3 jam agar lambung punya waktu untuk mencerna makanan secara optimal.
Tips Tambahan Agar Tetap Nyaman
-
Gunakan pakaian longgar agar perut tidak tertekan selama beraktivitas.
-
Minumlah air secukupnya sebelum dan sesudah olahraga untuk mencegah dehidrasi.
-
Dengarkan kondisi tubuh, dan hentikan olahraga jika muncul rasa tidak nyaman atau nyeri.
Kesimpulan
Penderita asam lambung bisa tetap berolahraga dengan nyaman jika memahami jenis aktivitas yang tepat dan memperhatikan waktu pelaksanaannya. Memilih olahraga yang ringan, melakukan persiapan yang baik, dan mengenali batas tubuh dapat membantu menjaga kesehatan tanpa memicu gejala asam lambung.
Ditulis oleh Aizan SS
Sumber gambar: https://img.freepik.com/free-photo/young-asian-woman-practicing-yoga-living-room_7861-1619.jpg?uid=R177498278&ga=GA1.1.619584759.1732006731&semt=ais_hybrid&w=740
Artikel ini diadaptasi dari Fikes Alma Ata, diakses pada 8 April 2025.
