Universitas Alma Ata – Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, kini tak hanya menyerang kelompok usia lanjut. Faktanya, satu dari delapan orang dewasa berusia 20 hingga 40 tahun sudah mengalami kondisi ini. Meski penuaan merupakan faktor utama, sejumlah aspek gaya hidup modern juga menjadi penyebab meningkatnya kasus hipertensi di kalangan generasi muda.
Apa Saja Penyebabnya?
Pertama, obesitas menjadi faktor dominan. Indeks Massa Tubuh (IMT) yang melebihi angka normal dapat meningkatkan beban kerja jantung. Akibatnya, tekanan darah pun ikut naik.
Kedua, konsumsi alkohol yang berlebihan turut memperburuk keadaan. Alkohol memengaruhi sistem saraf dan keseimbangan hormon yang berkaitan langsung dengan tekanan darah.
Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga berperan besar. Gaya hidup pasif atau sedentari membuat elastisitas pembuluh darah menurun dan berat badan meningkat.
Selanjutnya, pola makan tinggi garam dan rendah serat menjadi kontributor penting lainnya. Garam berlebih memicu retensi cairan dan memperbesar volume darah.
Tak hanya itu, stres berkepanjangan dapat menyebabkan pelepasan hormon yang menaikkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah.
Terakhir, faktor genetik juga perlu diperhatikan. Bila ada riwayat hipertensi dalam keluarga, risiko menjadi lebih tinggi.
Dampak Jika Tidak Dikendalikan
Jika hipertensi tidak dikontrol, risikonya sangat serius. Misalnya, seseorang bisa terkena penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal. Hal ini terjadi karena tekanan darah tinggi terus merusak pembuluh darah vital.
Langkah Pencegahan Efektif
Untuk mencegah hipertensi, Anda dapat:
-
Mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi sayur dan mengurangi garam
-
Rutin berolahraga
-
Mengelola stres dengan meditasi atau aktivitas positif lainnya
-
Menghindari alkohol dan rokok
-
Rutin memeriksa tekanan darah
Kesimpulan
Dengan memahami penyebab dan dampaknya, generasi muda dapat mengambil langkah nyata sejak dini. Oleh karena itu, gaya hidup sehat sangat penting diterapkan untuk mencegah hipertensi di usia muda.
Ditulis oleh Aizan SS
Sumber gambar: https://img.freepik.com/free-photo/person-using-tensiometer-blood-pressure_23-2150456068.jpg?uid=R177498278&ga=GA1.1.619584759.1732006731&semt=ais_hybrid&w=740
Artikel ini diadaptasi dari Fikes Alma Ata, diakses pada 8 April 2025.
