Universitas Alma Ata – Anemia defisiensi besi pada anak merupakan masalah kesehatan serius yang perlu diperhatikan. Zat besi berperan penting dalam produksi hemoglobin, yaitu komponen sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ketika asupan zat besi kurang, tubuh anak tidak dapat memproduksi hemoglobin secara optimal. Akibatnya, gejala anemia pun mulai muncul.
Gejala Umum yang Perlu Diwaspadai
Beberapa gejala anemia defisiensi besi yang sering terjadi pada anak antara lain:
-
Anak cepat lelah: Mereka tampak kurang berenergi saat bermain atau belajar.
-
Kulit pucat: Perubahan warna kulit, terutama di wajah dan tangan, sering menjadi tanda awal.
-
Nafsu makan menurun: Anak menjadi lebih pemilih terhadap makanan.
-
Kesulitan berkonsentrasi: Hal ini biasanya berdampak pada prestasi belajar di sekolah.
-
Mudah sakit: Karena daya tahan tubuh menurun, anak lebih sering terkena infeksi.
Dampak Negatif yang Bisa Terjadi
Tanpa penanganan yang tepat, anemia bisa menghambat perkembangan kognitif dan fisik anak. Selain itu, pertumbuhan mereka bisa melambat. Oleh karena itu, orang tua perlu lebih waspada.
Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan
Untungnya, anemia defisiensi besi bisa dicegah. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
-
Memberikan makanan kaya zat besi: Misalnya daging merah, ikan, hati ayam, dan sayuran hijau.
-
Mengombinasikan dengan vitamin C: Hal ini membantu penyerapan zat besi menjadi lebih optimal.
-
Konsultasi ke dokter: Jika anak tampak lemas atau menunjukkan gejala lain, segera periksa ke tenaga medis.
-
Rutin cek kesehatan: Pemeriksaan darah secara berkala sangat dianjurkan.
Penutup
Menjaga asupan nutrisi anak setiap hari sangat penting. Dengan perhatian sejak dini, anemia dapat dicegah dan kesehatan anak akan tetap terjaga.
Ditulis oleh Aizan SS
Sumber gambar: https://img.freepik.com/free-photo/accompaniment-abortion-process_23-2149656083.jpg?t=st=1744097802~exp=1744101402~hmac=61e72ee3f00a0d4799a82672689181ed8c454e4d5366f09b358f3fc232616795&w=996
Artikel ini diadaptasi dari Fikes Alma Ata, diakses pada 8 April 2025 – https://fikes.almaata.ac.id/anemia-defisiensi-besi-pada-anak-kenali-gejalanya-cegah-dampaknya/
