BANTUL – Mahasiswa KKN Tahfiz Quran Kelompok 2 Universitas Alma Ata memberikan edukasi dan pendampingan digitalisasi kepada pelaku UMKM di Dusun Jaddan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut berfokus pada pemanfaatan ShopeeFood sebagai salah satu saluran penjualan digital untuk membantu pelaku usaha kuliner memperluas jangkauan pasar, terutama di tengah potensi konsumen dari berbagai perguruan tinggi di sekitar wilayah Jaddan.

Melihat Potensi Pasar di Sekitar Dusun Jaddan

Dusun Jaddan berada di kawasan yang dikelilingi sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Alma Ata dan beberapa perguruan tinggi lainnya. Kondisi tersebut menjadi potensi pasar bagi pelaku UMKM kuliner karena mahasiswa merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menggunakan layanan pesan antar makanan.

Melalui pemanfaatan platform digital, produk kuliner yang sebelumnya hanya dikenal oleh masyarakat sekitar memiliki kesempatan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Mahasiswa KKN melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk mengenalkan digitalisasi kepada pelaku UMKM di Dusun Jaddan.

Warga Belajar Berjualan melalui ShopeeFood

Dalam kegiatan pendampingan, masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai tahapan memulai penjualan melalui ShopeeFood. Materi diberikan secara bertahap agar pelaku UMKM dapat memahami proses digitalisasi usaha dengan lebih mudah.

Beberapa hal yang diperkenalkan meliputi:

  • Pengenalan peluang pasar melalui platform digital.
  • Proses pendaftaran sebagai merchant.
  • Persiapan informasi usaha dan menu.
  • Pengelolaan produk serta daftar menu.
  • Penentuan harga jual dengan mempertimbangkan biaya usaha.
  • Penyusunan foto, nama, harga, dan deskripsi produk.

Mahasiswa juga memberikan pendampingan secara langsung sehingga warga dapat memahami proses penggunaan platform berdasarkan kebutuhan usaha masing-masing.

Pentingnya Tampilan Produk di Platform Digital

Selain proses pendaftaran dan pengelolaan menu, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya tampilan produk dalam pemasaran digital. Berbeda dengan pembelian secara langsung, konsumen di platform pesan antar mengandalkan informasi yang tersedia pada layar untuk menentukan pilihan.

Foto produk, nama menu, harga, deskripsi, dan ulasan menjadi beberapa informasi yang dapat membantu calon konsumen mengenali produk sebelum melakukan pemesanan. Karena itu, penyajian informasi produk secara jelas menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam kegiatan pendampingan.

Antusiasme Warga Ikuti Pendampingan

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai pendaftaran, pengaturan menu, penentuan harga, hingga cara membuat produk lebih menarik ketika ditampilkan secara online.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Tahfiz Quran Kelompok 2 Universitas Alma Ata dalam mendorong pemanfaatan teknologi bagi masyarakat. Melalui pendampingan ini, mahasiswa berharap pelaku UMKM Dusun Jaddan dapat mulai memanfaatkan platform digital sebagai saluran tambahan untuk memperluas jangkauan pemasaran dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.