Universitas Alma Ata Persiapkan Mahasiswa Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Universitas Alma Ata Persiapkan Mahasiswa Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA. mengharapkan agar mahasiswa fokus dalam mengikuti kuliah, sehingga dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan dengan nilai yang bagus.

Bapak Bambang Supriyadi mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Pesona Rangkaian Masa Ta’aruf (PERMATA) mahasiswa baru Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta TA 2018/2019, Senin (10/9/2018). Acara ini dihadiri perwakilan Koodinasi Perguruan Tinggi Islam (Kopertais) wilayah III Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Polsek Kasihan, serta Ketua Organisasi Profesi.

Lebih lanjut Bapak Bambang  mengatakan  dalam menyongsong era revolusi industri 4.0 mahasiswa hendaknya dapat memanfaatkan kemajuan teknologi, seperti smartphone untuk kepentingan yang positif. Bapak Bambang  juga menghimbau agar mahasiswa menyibukkan diri dengan berkegiatan positif seperti bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), mempersiapkan diri mengikuti olimpiade nasional, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), serta berlomba untuk mendapatkan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), guna menghindari kegiatan negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.

Sementara Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah III, Bapak Dr. Hisyam Zaini, M.A menyampaikan bahwa di era revolusi industri 4.0 kemampuan yang terpenting adalah soft skill.

Dunia perguruan tinggi sangat berbeda dengan dunia sekolah, mahasiswa dituntut menjadi masyarakat pembelajar (learning society) dimana mahasiswa sendiri yang secara aktif menggali pengalaman belajar.

Rektor UAA, Prof. Dr. H. Hamam Hadi, MS. ScD. SpGK

Senada dengan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, Rektor UAA, Prof. Dr. H. Hamam Hadi, MS. ScD. SpGK juga menyampaikan, bahwa PERMATA merupakan upaya untuk membentuk karakter bagi mahasiswa baru. UAA terus mendorong mahasiswanya agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Prof Hamam mengingatkan agar mahasiswa harus fokus pada kuliah.

PERMATA merupakan titik awal dipersiapkannya mahasiswa untuk menapaki proses guna menjadi pemimpin masa depan di bidangnya. “Era revolusi industri 4.0 erat kaitannya dengan inovasi yang diciptakan oleh sumber daya yang berkualitas. Hal ini dapat diwujudkan dari anak muda yang memanfaatkan masa mudanya dengan baik,” ujar Prof Hamam.

Sementara Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ibu Eka Nurhayati, S.ST.,M.KM  mengatakan Permata dilaksanakan selama lima hari. Selama mengikuti Permata, pada hari pertama, mahasiswa mendapat penjelasan tentang etika, pengenalan sistem pembelajaran, pengenalan sistem administrasi keuangan.

Hari kedua, mahasiswa mendapatkan achievement motivation training, pengenalan pelayanan dan kesejahteraan mahasiswa, pengenalan sistem perpustakaan, dan pengenalan program studi. Hari ketiga, mahasiswa baru mendapatkan kegiatan pengenalan Aswaja Center, pengembangan karakter dan softskill, inspiring others, pengenalan kegiatan mahasiswa dan outbond program alih jenjang.

Hari keempat, mahasiswa mengikuti outbond di komplek Akademi Angkatan Udara. “Malam harinya ada kegiatan Malam Inagurasi yang dilaksanakan di Kampus Universitas Alma Ata,” kata Ibu Eka.

7,594 kali dilihat, 42 kali dilihat hari ini