Teknologi Masa Depan Li-Fi Pengganti Wi-Fi

Teknologi Masa Depan Li-Fi Pengganti Wi-Fi

Wi-Fi menjadi salah satu teknologi nirkabel yang digunakan banyak orang untuk berselancar di dunia maya. Namun, seperti yang sudah diketahui, sudah ada teknologi terbaru yang kelak akan mengalahkan sistem wireless tersebut di masa depan. Teknologi yang disebut ‘Li-Fi’ ini sedang dipersiapkan dan diuji coba.

Light Fidelity (disingkat Li-Fi) merupakan teknologi komunikasi nirkabel dua arah yang berkecepatan tinggi dan mirip dengan teknologi Wi-Fi. Teknologi Li-Fi dikembangkan pertama kali pada 2011 oleh Professor Harald Haas dari University of Edinburg.Teknologi ini telah didemonstrasikan pada 2012 Consumer Electronics Show di Las Vegas menggunakan sepasang smartphone Casio untuk pertukaran data dengan menggunakan cahaya dari berbagai intensitas yang dilepaskan dari layar mereka, terdeteksi pada jarak hingga sepuluh meter.

Mengutip informasi laman Telegraph pada Selasa (8/3/2016), Li-Fi merupakan teknologi wireless yang konon akan menjadi alternatif selain Wi-Fi. LiFi mempunyai kecepatan transfer data 100 kali lebih cepat daripada WiFi. Dengan asumsi bahwa kecepatan WiFi rata rata 10 Mbps, maka kecepatan LiFi bisa mencapai 100 Gbps. Tidak seperti sinyal Wi-Fi yang bisa menembus dinding, sayangnya koneksi Li-Fi justru mengandalkan cahaya lampu dan hanya dibatasi dalam satu ruangan saja. Bagaimanapun, meski terbatas, potensi keamanan Li-Fi dinilai esktra.

Teknologi Li-Fi juga bisa mengurangi polusi elektromagnetik yang dihasilkan oleh gelombang radio. Teknologi ini diprediksi akan menjadi perangkat rumahan yang ramah lingkungan, serta efisien. Karena, selain berfungsi sebagai bohlam lampu LED, Li-Fi dipastikan bisa menciptakan koneksi antar perangkat rumahan yang super cepat.

Keyword : Li-Fi, Wi-Fi, Light Fidelity, teknologi internet.

2,075 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini