Partisipasi Himagi Universitas Alma Ata Dalam Kegiatan Gizi Peduli Indonesia 2017

Partisipasi Himagi Universitas Alma Ata Dalam Kegiatan Gizi Peduli Indonesia 2017

Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia (ILMAGI) bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman (HMPSIG UNSOED) melaksanakan kegiatan Gizi Peduli Indonesia (GPI) yang bertempat di Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah dengan tema “Meningkatkan Kesadaran akan Hipertensi pada Masyarakat Melalui Gizi Seimbang.” Gizi Peduli Indonesia (GPI) merupakan acara pengabdian masyarakat di bidang gizi yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa gizi di Indonesia, dengan rangkaian kegiatannya antara lain penyuluhan terhadap siswa Sekolah maupun masyarakat.

Alhamdulillah Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi (HIMAGI) Universitas Alma Ata berkesempatan untuk mengikuti rangkaian acara GPI 2017 yang diselenggarakan selama tiga hari sejak Jum’at (06-08/10/2017). Dua mahasiswa delegasi Program Studi Ilmu Gizi Universitas Alma Ata, Nisa Taqina dan Ria Andriana berangkat menuju Purwokerto guna mengikuti rangkaian acara tersebut. Kegiatan hari pertama (06/10/2017) yaitu opening ceremony seluruh delegasi mahasiswa gizi Indonesia di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UNSOED. Setelah itu para delegasi langsung diarahkan untuk menuju ke Kecamatan Pekuncen menggunakan bus dari panitia penyelenggara GPI.

Hari kedua (07/10/2017), rangkaian kegiatan GPI dimulai pukul 07.00 WIB. Para delegasi bergegas menuju Balai Desa untuk sarapan pagi. Acara pertama adalah penyuluhan dan pengukuran antropometri kepada warga desa setempat. Penjelasan terkait antropometri diberikan secara singkat oleh ibu Dika Betaditya, S.Gz.,MPH selaku dosen Program Studi Ilmu Gizi UNSOED sebagai bekal sebelum delegasi turun ke masyarakat. Delegasi Universitas Alma Ata, Nisa Taqina ditempatkan di SMK Pondok Pesantren Hilyatul Qur An (PPHQ) Pekuncen, sedangkan Ria Andriyana di SMP Diponegoro Pekuncen. Setelah ishoma, acara selanjutnya adalah bakti sosial kepada masyarakat dan warga sekitar. Baksos diadakan pukul 14.30-15.00 WIB, dilanjutkan istirahat dan sholat ashar. Acara ketiga yaitu Dugem (Duduk Gembira) yang diadakan pukul 16.00 WIB, di TPA Pekuncen. Kegiatan Dugem yaitu pembuatan video edukasi terkait Pesan Gizi Seimbang kepada anak-anak. Para delegasi dibagi menjadi beberapa kelompok kecil berisi 5-6 orang dan memilih kertas undian untuk menyampaikan salah satu pesan gizi seimbang kepada anak-anak dengan cara yang semenarik mungkin dan nantinya harus di-upload oleh akun instagram masing-masing delegasi. Sekitar pukul 20.00 WIB, delegasi sudah berkumpul di balai Desa Pekuncen untuk mengikuti makrab. Malam keakraban menutup rangkaian acara hari kedua, diisi dengan aneka games yang menghangatkan suasana malam dingin Desa Pekuncen.

Hari terakhir (08/10/2017), rangkaian acara dimulai pukul 06.00 WIB. Para delegasi melakukan simulasi Siaga Darurat Gizi (SiGi). Panitia GPI bekerja sama dengan BNPB dan PMI setempat untuk simulasi bencana dan cara penanggulangannya. Para delegasi sesuai dengan kelompoknya langsung diarahkan menuju pos-pos penanggulangan bencana. Setelah diberi pengarahan oleh BNPB dan PMI, beberapa delegasi yang sudah terpilih pun memulai simulasi bencana longsor. Pukul 11.30 WIB acara dilanjutkan dengan closing ceremony GPI 2017. Pada kesempatan ini terdapat sesi pemanggilan delegasi terbaik GPI 2017 untuk tampil kedepan dan memberikan kesan pesannya terhadap acara GPI. Dari sekitar 90 peserta GPI yang berasal dari seluruh Indonesia, Nisa Taqina delegasi Universitas Alma Ata, terpilih sebagai delegasi terbaik. Pukul 13.30 WIB, para delegasi sudah berada di balai desa dan rangkaian acara pun ditutup dengan Fun Trip ke Baturraden.

1,660 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini