Mendidik Dengan Kasih Sayang

Mendidik Dengan Kasih Sayang

Menjadi guru yang berbahagia adalah sebuah mimpi yang kita mulai dengan sebuah ucapan dan usaha sejak dini. Untuk membentuk Calon guru yang berbahagia Universitas Alma Ata khususnya PRODI PGMI memfasilitasi mahasiswa dengan kegiatan pembekalan Mahasiswa bersama Bunda Afifah dengan tema “Mendidik Dengan Kasih Sayang”. Kegiatan yang cukup singkat dan berisi ini mampu menarik simpati Mahasiswa PRODI PGMI dari semua semester. Mahasiswa semakin menjadi terbuka pola pikirnya untuk menjadi primadona guru profesional.

Menjadi guru yang profesional seharusnya mampu menjadi guru yang kuat secara batin, dengan kasih sayang yang utuh terhadap murid. Tanpa kasih sayang, dalam semua kondisi dan posisi maka kita akan menjadi Guru yang hanya menyibukan diri dengan peluh dan keluh kesah. Dalam dunia pendidikan penumbuhan kasih sayang sangat berdampak terhadap hasil pembelajaran yang diciptakan. Sehingga pembelajaran efektif tidak mampu diciptakan tanpa adanya kasih sayang dari seorang guru kepada muridnya.

Hal ini dikarenakan, kasih sayang merupakan inti dari komunikasi seorang guru kepada muridnya. Kasih sayang yang baik akan menumbuhkan pola komunikasi yang baik juga antara seorang guru dengan murid baik secara verbal maupun non verbal. Jika ketulusan kasih sayang sudah tertanam dalam hati seorang guru dalam kondisi apapun akan mampu mengontrol diri menjadi pendidik yang baik. Dan hal ini diperlukan untuk menciptakan pola pembelajaran yang efektif. Terdapat sebuah kutipan dari seorang ahli bagaimana menumbuhkan cinta atau kasih sayang yang tulus yaitu sebagai berikut:

Cinta tumbuh dari sebuah paradigma yang benar tentang anak. Paradigma kita berpengaruh besar terhadap sikap dan perilaku kita.

Dari kutipan di atas dijelaskan bahwa sebuah cinta atau kasih sayang itu dimulai dari pola pikir kita terhadap murid kita. Bagaimana seorang guru memandang sisi dan sudut karakteristik masing-masing anak. Jika kita sudah meyakini sesuatu yang baik dan benar maka hati kita akan terisi dengan kasih sayang yang benar yang akan mengarah pada sikap dan perilaku kita terhadap anak tersebut. Oleh karena itu bangunlah sikap dan perilaku kita terhadap murid kita dengan manset yang baik tentang diri murid kita.

Kegiatan yang diselenggarakan ini, tidak cukup sampai pembekalan tentang hal-hal di atas Bunda Afifah juga mengajak mahasiswa untuk pelatihan Ice Breaking untuk menciptakan pembelajaran yang tidak membosankan dengan gaya dan lagu yang cukup diminati dikalangan anak usia MI.

637 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini