Generasi Sehat Dengan Imunisasi MR

Generasi Sehat Dengan Imunisasi MR

Terdapat dua jenis penyakit yang di cegah dari imunisasi Measles dan Rubella (MR) yaitu campak dan rubella. Pemberian imunisasi campak dan rubella (MR) dapat melindungi anak dari kecacatan dan kematian akibat kerusakan otak, ketulian, diare, pneumonia, kebutaan dan penyakit jantung bawaan. Imunisasi MR diberikan kepada seluruh anak Indonesia yang totalnya berjumlah sekitar 66.859.112 jiwa.

Menurut catatan Kementerian Kesehatan tahun 2016, dilaporkan ada 8.185 kasus campak pada tahun 2015. Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2014 yang mencapai 12.943 kasus.

Pada hari selasa (1/8), pemerintah memulai secara serentak imunisasi campak dan rubella atau ‘’Measles-Rubella’’ MR di seluruh Pulau Jawa, untuk bayi usia sembilan bulan hingga anak usia 15 tahun. Vaksinasi dilakukan di sekolah, posyandu, hingga puskesmas. Kementerian Kesehatan menargetkan 95 persen dari 34 juta sasaran imunisasi tahun 2017 ini mendapat vaksin imunisasi MR. Tahun depan, pemerintah akan melanjutkan imunisasi MR untuk wilayah di luar Pulau Jawa.

Imunisasi MR diberikan secara subkutan dengan dosis 0,5 ml. Imunisasi hanya boleh dilarutkan dengan pelarut yang disediakan dari produsen yang sama. Imunisasi yang telah dilarutkan harus segera digunakan paling lambat sampai 6 jam setelah dilarutkan.

Efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Maka dari itu, mulai dari sekarang jangan ragu untuk membawa anak anda ke posyandu, sekolah hingga puskesmas untuk imunisasi MR. Karena generasi yang sehat dimulai dari Imunisasi MR sejak dini.

Sumber       : Kementrian Kesehatan RI

Foto            : ANTARA FOTO/ Fahrul Jayadiputra (SDN Pamulang I, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 1 Agustus 2017)

Penulis : Mahasiswa Kebidanan Alma Ata

2,873 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini