Dosen PGSD: Penerima Dana Hibah DIPA Kopertis, Penguatan Karakter Nasionalisme dengan Metode Moral Reasoning

Dosen PGSD: Penerima Dana Hibah DIPA Kopertis, Penguatan Karakter Nasionalisme dengan Metode Moral Reasoning

Dosen PGSD Universitas Alma Ata Yogyakarta penerima dana Hibah DIPA Kopertis Tahun 2018 dengan judul “Pengaruh Metode Moral Reasoning Terhadap Penanaman Karakter Nasionalisme Siswa SD dalam Pembelajaran Tematik” dilaksanakan di SD N Ngebel. Penelitian tersebut dilaksanakan di kelas VA dan kelas VB, kelas VA mendapatkan treatment metode story telling dan kelas VB mendapatkan treatment metode moral reasoning dalam pembelajaran tematik. Fokus dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan metode Moral Reasoning terhadap penanaman karakter  nasionalisme siswa SD dalam pembelajaran tematik.

Pelaksanaan pembelajaran tematik dengan metode moral reasoning di kelas VB dilaksanakan selama 1 bulan dalam 8 kali pertemuan. Penelitian ini di bantu dua mahasiswa PGSD Angkatan 2016/2017 sebagai observer. Mahasiswa bertugas mengamati perilaku siswa baik sebelum, selama, maupun setelah treatment dengan menggunakan instrumen pedoman observasi. Pembelajaran dengan menggunakan metode moral reasoning dilakukan dengan teknik cerita dilema moral. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran (Kompetensi dan Indikator), menempatkan siswa kedalam kelompok-kelompok belajar yang heterogen, mengingatkan cara siswa bekerja dan belajar secara kelompok sesuai dengan komposisi kelompok, dan guru memberikan sejumlah permasalahan dilema moral kepada siswa.

Metode moral reasoning bertujuan membantu siswa membuat pertimbangan moral yang komplek berdasarkan nilai yang lebih tinggi dan  mendorong siswa untuk mendiskusikan alasan-alasannya ketika memilih nilai dalam suatu masalah moral. Pelaksanaan pembelajaran metode moral reasoning dengan menjalankan langkah-langkahnya dengan baik akan dapat membentuk moralitas dan akhlak siswa.

Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan skor rata-rata. Peningkatan skor rata-rata menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan moral reasoning memberikan pengaruh yang positif terhadap penanaman karakter nasionalisme yang mencakup pengalaman nilai Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bila dibandingkan dengan penggunaan metode storytelling. Temuan tersebut di dukung dengan hasil penelitian Mukino, Edi, dan Irawan (2016) yang menunjukkan bahwa penerapan metode moral reasoning yang dilaksanakan cenderung mengalamai peningkatan moral ke arah yang lebih baik. Bahkan pada siklus III telah mencapai perubahan yang baik dan efektif untuk meningkatkan moralitas siswa.

Hasil temuan dari penelitian ini dan dukungan fakta empiris menyatakan bahwa penerapan moral reasoning dalam pembelajaran tematik  memberikan pengaruh yang lebih baik dan secara signifikan meningkatkan karakter nasionalisme siswa sekolah dasar kelas V. Temuan ini menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggunakan moral reasoning sebagai metode kreatif dan inovatif yang membantu siswa dalam membuat pertimbangan moral yang komplek berdasarkan kepada nilai yang lebih tinggi dan mendorong siswa untuk mendiskusikan alasan-alasannya.

2,883 kali dilihat, 44 kali dilihat hari ini