“Beberapa Pertimbangan dalam Pemilihan Buku Bacaan Anak”

“Beberapa Pertimbangan dalam Pemilihan Buku Bacaan Anak”

“Beberapa Pertimbangan dalam Pemilihan Buku Bacaan Anak”

Oleh: Intan Kurniasari Suwandi, M.Pd.

Universitas Alma Ata

PGSD

Sebuah buku bacaan tidak hanya dapat memperluas wawasan. Buku bacaan dapat menjadi salah satu sumber edukasi, inspirasi, dan rekreasi bagi anak. Penting untuk menanankam pemahaman bahwa tidak semua buku yang berlabel “bacaan anak” itu sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Oleh karena itu, guru dan orang tua perlu menyeleksi buku bacaan yang akan dibaca oleh anak. Hal ini perlu dilakukan untuk dapat mengetahui apakah buku yang diberikan layak bagi anak.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih buku bacaan bagi anak. Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah kesesuaian dengan karakteristik tingkat perkembangan anak. Kebutuhan perkembangan anak usia Sekolah Dasar tentu berbeda dengan kebutuhan perkembangan orang dewasa. Misalnya, anak usia Sekolah Dasar masih memerlukan bantuan gambar ilustrasi untuk memahami maksud dari sebuah bacaan. Lain halnya dengan orang dewasa yang sudah mampu memahami maksud dari sebuah bacaan walau buku yang dibaca hanya berisi teks saja, tanpa disertai dengan ilustrasi untuk membantu memperjelas isi bacaannya. Selain itu, kesederhanaan jenis huruf, ukuran huruf, panjang pendek kalimat, serta kejelasan dan kelugasan bahasa yang digunakan juga perlu dipertimbangkan dalam memilih buku bacaan. Hal itu dilakukan agar anak merasa lebih nyaman dan termotivasi ketika membaca.

Buku bacaan anak biasanya disertai dengan foto atau gambar sebagai ilustrasi penjelas isi bacaan. Oleh karena itu, guru dan orang tua perlu mengkritisi terlebih dahulu bagaimana kesesuaian ilustrasi yang digunakan bagi anak. Guru dan orang tua perlu melihat apakah ilustrasi yang digunakan sederhana? Sederhana dalam artian mudah dipahami, tidak menimbulkan salah tafsir. Gambar ilustrasi dengan tingkat kerealistikan moderat dapat menjadi pilihan. Gambar dengan kerealistikan moderat mudah dipahami oleh pembaca usia berapapun. Namun, guru dan orang tua juga perlu mempertimbangkan untuk memilih gambar ilustrasi yang nyata (realistik) apabila anak dirasa butuh mengetahui “bentuk nyata” dari ilustrasi tersebut. Misalnya, anak belum pernah melihat gajah, maka ilustrasi lebih baik berupa foto yang menggambarkan bentuk gajah secara nyata.

Buku bacaan anak salah satunya berbentuk buku cerita. Oleh karena itu, perlu juga diperhatikan kesesuaian antara karakter tokoh cerita dengan kebutuhan perkembangan anak. Sebelum buku diberikan pada anak, guru dan orang tua perlu menelaah karakter tokoh cerita terlebih dahulu. Hal ini disebabkan karena tokoh cerita adalah salah satu sumber transfer of values bagi anak. Tokoh cerita dapat menjadi salah satu sumber inspirasi bagi anak yang membantu mengenalkan, membangun dan mengembangkan kepribadian, kemampuan berpikir, serta kemampuan menulis dan berbicara anak. Jadi, guru dan orang tua hendaknya memilih buku dengan karakter yang mampu mentransformasikan nilai-nilai karakter positif dalam diri anak.

Demikian beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih buku bacaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak. Namun, guru dan orang tua perlu mendampingi anak sebagai fasilitator agar proses membaca menjadi lebih efektif dan bermakna.

4,812 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

seventeen + fifteen =

1
Silahkan berkirim pesan kepada kami

Saluran ini khusus untuk informasi PMB, Untuk informasi selain PMB silahkan menghubungi Customer Service kami di nomer telepon.
0274-434-22-88
atau silahkan mengakses laman
https://almaata.ac.id/customer-service/
Terimakasih.
Powered by